

Tutorial Menginstall DIVI di WordPress – DIVI adalah salah satu tema premium WordPress paling populer yang menawarkan fleksibilitas tinggi dengan builder visual yang powerful. Cocok untuk pemula maupun developer, DIVI memudahkan siapa saja dalam membuat website profesional tanpa harus menulis kode. Dalam tutorial ini, kita akan membahas langkah-langkah menginstall tema dan builder DIVI di WordPress, mulai dari unduh file hingga aktivasi. Berikut adalah Tutorial Menginstall DIVI di WordPress
1. Login ke wordpress kita
2. Masuk ke Appareance > Themes
3. Klik Add Theme > Upload Theme lalu masukkan Theme DIVI dan klik Install Now
4. Tunggu hingga installasi selesai, lalu klik Activate
Dengan berhasil menginstall DIVI di WordPress, Anda sudah selangkah lebih dekat untuk membangun website yang modern dan responsif dengan tampilan yang bisa disesuaikan sesuka hati. Jangan ragu untuk menjelajahi fitur-fitur canggih yang ditawarkan DIVI Builder, dan pastikan selalu update ke versi terbaru untuk keamanan dan performa terbaik. Semoga tutorial ini membantu Anda memulai perjalanan membuat website dengan DIVI dengan lancar!
Cara Mengubah ALT Text Gambar di WordPress – Teks alternatif atau ALT text pada gambar bukan hanya membantu pengunjung dengan keterbatasan penglihatan, tapi juga penting untuk SEO dan performa website Anda. Di WordPress, mengubah ALT text bisa dilakukan dengan mudah, baik melalui editor media maupun langsung di dalam postingan atau halaman. Pada tutorial kali ini, kita akan membahas cara mengubah ALT text gambar di WordPress agar konten Anda lebih ramah mesin pencari dan pengunjung.
Oke langsung saja berikut Cara Mengubah ALT Text Gambar di WordPress
2. Lalu ke menu Media > Library
3. Lalu isi/ganti ALT text di Alternative Text
Mengubah ALT text gambar di WordPress adalah langkah kecil yang berdampak besar terhadap aksesibilitas dan optimasi SEO website Anda. Dengan deskripsi yang relevan dan informatif, mesin pencari dapat lebih mudah memahami konten visual Anda. Semoga panduan ini membantu Anda memaksimalkan potensi gambar di situs WordPress secara lebih efektif.
Blogspot atau Blogger adalah platform blogging milik Google yang masih banyak digunakan hingga sekarang, baik oleh pemula maupun blogger profesional. Salah satu keunggulan utama Blogspot adalah fleksibilitas tampilannya. Kamu bisa mengubah template blog sesuai selera dan kebutuhan. Namun, agar blog tampil menarik dan profesional, kamu perlu memilih template yang modern, responsive, dan SEO friendly.
Nah, dalam artikel ini kita akan bahas rekomendasi situs penyedia template Blogspot gratis dan premium yang bisa kamu jadikan referensi untuk mempercantik tampilan blog kamu.
Sebelum memilih template, ada baiknya kamu memahami beberapa kriteria template Blogspot yang ideal:
Responsive Design – Menyesuaikan tampilan secara otomatis di perangkat apa pun (laptop, tablet, HP).
SEO Friendly – Mudah dikenali mesin pencari Google.
Fast Loading – Tidak berat saat dibuka.
Support Navigasi yang Baik – Memudahkan pembaca menjelajahi blog kamu.
Tampilan Modern dan Bersih – Tidak membingungkan, enak dilihat.
Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Inggris
SoraTemplates adalah salah satu situs penyedia template Blogspot terbesar dan paling populer. Mereka punya ratusan template untuk berbagai niche seperti lifestyle, bisnis, fashion, teknologi, dan banyak lagi.
Kelebihan:
Desain modern dan professional
Semua template responsif
Versi gratis cukup lengkap
Dukungan update berkala
Kekurangan:
Versi gratis ada kredit link di footer
Dokumentasi tidak terlalu lengkap bagi pemula
Cocok untuk: Blogger yang ingin tampil profesional tanpa ribet coding
Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris
Gooyaabi merupakan platform yang mengkurasi template Blogspot dari berbagai desainer. Di sini kamu bisa menemukan banyak pilihan template untuk blog personal, toko online, hingga blog berita.
Kelebihan:
Banyak pilihan desain yang rapi
Semua template bisa di-preview langsung
Tidak perlu daftar untuk download
Kekurangan:
Tidak semua template di sini original (beberapa duplikat dari situs lain)
Kurang dukungan teknis jika terjadi error
Cocok untuk: Blogger pemula yang ingin eksplorasi desain blog secara gratis
Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Inggris
Templateify dikenal karena menyajikan template Blogspot yang ringan dan cepat. Situs ini memiliki sejumlah template gratis dengan fitur premium seperti dark mode dan layout majalah.
Kelebihan:
Fokus pada kecepatan loading
SEO optimized
Versi premium murah (sekitar $10–$20)
Tampilan fresh dan modern
Kekurangan:
Versi gratis biasanya terbatas fitur
Harus beli jika ingin hapus credit link
Cocok untuk: Blogger serius yang ingin performa blog cepat dan terlihat profesional
Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris
BTemplates adalah salah satu situs tertua penyedia template Blogspot. Meski tampilannya sederhana, koleksi template-nya sangat banyak dan bisa disaring berdasarkan kategori, warna, dan jumlah kolom.
Kelebihan:
Pilihan template banyak dan bervariasi
Ada preview live demo
Tidak perlu login untuk download
Kekurangan:
Banyak template lawas yang tidak update
Tidak semua responsif
Cocok untuk: Blogger yang ingin mencari desain klasik atau alternatif sederhana
Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris
Deluxe Templates menyediakan template gratis dan sebagian besar hasil konversi dari WordPress ke Blogspot. Meski begitu, tampilannya tetap profesional.
Kelebihan:
Koleksi template WordPress-converted
Cocok untuk niche berita atau majalah
Gratis sepenuhnya
Kekurangan:
Tidak semua template mobile-friendly
Minim update terbaru
Cocok untuk: Blogger berita, magazine, atau komunitas
Kategori: Premium (Berbayar)
Bahasa: Indonesia
Idntheme adalah penyedia template Blogspot dari Indonesia, khusus dibuat untuk publisher AdSense. Mereka dikenal karena desain yang clean dan sudah dioptimasi untuk pendapatan iklan.
Kelebihan:
Khusus untuk Blogspot AdSense
Support bahasa Indonesia
Ringan dan fast loading
Dokumentasi lengkap
Kekurangan:
Tidak ada versi gratis
Harus bayar untuk setiap lisensi
Cocok untuk: Blogger yang fokus ke monetisasi dan AdSense
Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Indonesia
Igniel adalah situs lokal yang menyediakan template Blogspot karya anak bangsa. Salah satu template terkenalnya adalah “Fiksioner” dan “Viomagz” yang digunakan ribuan blogger Indonesia.
Kelebihan:
SEO friendly dan fast loading
Ada dukungan teknis untuk pengguna premium
Tampilan sederhana tapi profesional
Versi gratis pun sangat layak pakai
Kekurangan:
Pilihan tidak sebanyak situs luar
Versi gratis biasanya ada branding di footer
Cocok untuk: Blogger Indonesia, terutama yang ingin konten cepat diterima AdSense
Tentukan jenis blog kamu terlebih dahulu. Template untuk blog berita beda dengan blog pribadi atau kuliner.
Uji kecepatan template menggunakan PageSpeed Insights.
Pastikan template mendukung tampilan mobile. Lebih dari 70% pembaca datang dari smartphone.
Lihat demo sebelum download atau beli. Pastikan kamu suka tampilannya secara keseluruhan.
Gunakan template legal. Hindari download dari situs bajakan karena bisa mengandung malware.
Menggunakan template Blogspot yang tepat adalah investasi penting dalam dunia blogging. Baik kamu blogger pemula maupun yang sudah berpenghasilan dari blog, tampilan yang rapi, cepat, dan mudah dinavigasi akan meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus membantu peringkat di Google.
Dari yang gratis hingga berbayar, kamu punya banyak pilihan. Jika kamu ingin bermain aman tapi tetap profesional, gunakan template dari Igniel atau Idntheme. Tapi jika ingin tampilan yang lebih internasional, kamu bisa cek SoraTemplates atau Templateify.
Favicon (singkatan dari favorite icon) adalah ikon kecil yang muncul di tab browser, samping judul blog kamu. Biasanya berbentuk logo atau gambar kecil yang menjadi identitas visual situsmu. Contohnya: huruf “B” di Blogspot atau logo “G” di Google.
Menambah kesan profesional pada blog
Membantu branding
Membuat blog kamu mudah dikenali di antara banyak tab browser
Sebelum memulai, pastikan kamu sudah punya gambar favicon dengan kriteria:
Ukuran: rekomendasi 48×48 piksel (minimal 16×16 px)
Format: .ICO, .PNG, atau .JPG
Ukuran file: maksimal 100KB
Kamu bisa membuat favicon sendiri di:
Canva (ubah ukuran gambar jadi 48×48 px)
Photoshop atau aplikasi desain lainnya
Masuk ke https://www.blogger.com
Pilih blog yang ingin kamu ubah favicon-nya
Di menu sebelah kiri, klik Tata Letak
Cari bagian bernama Favicon
Biasanya ada di bagian paling atas layout
Klik Edit pada bagian Favicon tersebut
Di jendela pop-up yang muncul, klik Pilih file
Pilih gambar favicon yang sudah kamu siapkan
Klik Simpan
Setelah mengunggah favicon, klik tombol Simpan Setelan di pojok kanan atas layout
Buka blog kamu di tab baru dan refresh halaman
Jika belum langsung muncul, hapus cache browser atau buka dengan mode penyamaran
Gunakan gambar ikon yang sederhana, agar tetap terlihat jelas meskipun kecil
Jika favicon tidak muncul setelah 24 jam, coba akses blog dari browser lain atau gunakan Ctrl+F5 untuk hard-refresh
Jika kamu menggunakan template pihak ketiga, penempatan favicon mungkin perlu diubah di bagian HTML
Menambahkan favicon di Blogspot adalah langkah kecil namun berdampak besar dalam membangun identitas blog kamu. Tidak hanya membuat tampilan lebih profesional, tapi juga memberi ciri khas yang membedakan blogmu dari yang lain.
Blogspot masih menjadi salah satu platform blogging favorit banyak orang karena kemudahan penggunaannya dan gratis. Namun, tantangan terbesar seorang blogger adalah menjaga trafik tetap stabil dan terus bertumbuh. Untuk itu, memilih ide konten yang selalu dicari orang menjadi kunci utama. Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 ide konten Blogspot yang tidak pernah kehabisan pengunjung, cocok untuk pemula maupun blogger berpengalaman.
Manusia adalah makhluk pembelajar. Setiap hari, jutaan orang mencari tutorial tentang berbagai hal — mulai dari cara membuat blog, mengedit video, sampai memasak. Konten jenis ini selalu dicari karena menjawab kebutuhan nyata pengguna.
Contoh konten:
Cara Membuat Blogspot dari Nol untuk Pemula
Panduan Mengedit Video Menggunakan CapCut
Cara Membuat CV Profesional Menggunakan Canva
Agar tutorial kamu menarik, gunakan gambar atau screenshot langkah-langkahnya, atau bahkan video singkat. Tutorial yang mudah dipahami akan membuat pengunjung betah, bahkan bisa balik lagi untuk membaca artikel lainnya.
Review adalah jenis konten yang sangat populer karena banyak orang ingin melihat pengalaman orang lain sebelum membeli sesuatu. Konten ini punya potensi viral, apalagi jika kamu mengulas produk yang sedang tren.
Contoh konten:
Review Jujur: Xiaomi Redmi Note 13 Setelah 1 Bulan Pemakaian
Pengalaman Pakai Jasa Ekspedisi XYZ: Aman atau Mengecewakan?
Skincare Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak (Versi 2025)
Agar lebih kredibel, pastikan kamu benar-benar menggunakan produk atau jasa tersebut. Gunakan bahasa yang jujur, tidak terlalu memuji, tapi juga tidak menjatuhkan.
Topik kesehatan selalu relevan dan dicari banyak orang. Apalagi setelah pandemi, masyarakat jadi lebih peduli soal gaya hidup sehat. Konten seperti ini bisa menjangkau semua usia dan kalangan.
Contoh konten:
7 Cara Menjaga Imun Tubuh Secara Alami
Makanan yang Bantu Turunkan Kolesterol Tanpa Obat
Tips Pola Tidur Sehat untuk Pekerja Malam
Namun perlu diingat, jika membahas soal kesehatan, hindari memberi saran medis tanpa referensi. Selalu tambahkan disclaimer bahwa informasi hanya bersifat edukatif.
Banyak orang datang ke internet bukan hanya untuk belajar, tapi juga mencari motivasi. Konten inspiratif seperti kisah sukses, tips produktivitas, atau manajemen waktu, selalu punya tempat tersendiri di hati pembaca.
Contoh konten:
Kisah Inspiratif: Dari Tukang Ojek Jadi Pengusaha Online
10 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru
Cara Mengelola Waktu untuk Mahasiswa yang Super Sibuk
Kamu bisa menulis dari pengalaman pribadi atau merangkum kisah sukses orang lain. Tambahkan kutipan inspiratif atau ilustrasi sederhana untuk memperkuat pesan.
Jika kamu sudah aktif ngeblog di Blogspot, berbagi tips seputar dunia blogging bisa jadi ide yang menguntungkan. Ada banyak orang yang baru mulai dan mencari panduan teknis maupun strategi menulis.
Contoh konten:
Cara Menulis Artikel Blog yang SEO Friendly
5 Cara Mendapatkan Backlink Gratis untuk Pemula
Rekomendasi Template Blogspot yang Responsive
Konten seperti ini menarik karena menyasar niche tertentu, tapi tetap banyak dicari. Selain itu, pembaca jenis ini biasanya loyal dan cenderung langganan membaca tulisan kamu.
Blog yang membahas kuliner, apalagi resep praktis, tidak pernah kehilangan pembaca. Terutama di kalangan ibu rumah tangga, mahasiswa, atau siapa pun yang suka memasak. Resep yang jelas, mudah diikuti, dan disertai gambar akan menarik banyak pengunjung.
Contoh konten:
Resep Ayam Bakar Teflon Tanpa Ribet
5 Cara Menyimpan Sayuran agar Awet Seminggu
Ide Menu Sahur Praktis untuk Anak Kos
Jika memungkinkan, buat juga versi video untuk diunggah di YouTube atau Instagram. Ini bisa menjadi sumber trafik tambahan ke blog kamu.
Mengulas topik yang sedang viral di media sosial atau berita terkini juga bisa menarik lonjakan pengunjung secara cepat. Namun, konten ini bersifat sementara, jadi kamu perlu update secara rutin.
Contoh konten:
Fakta Menarik di Balik Tren Es Krim Rasa Mie Instan
Siapa Itu [Nama Viral]? Ini Profil Lengkapnya!
Tren Outfit Lebaran 2025: Simple tapi Elegan
Pastikan kamu menyajikan berita dengan bahasa sendiri, bukan sekadar menyalin dari sumber lain. Tambahkan opini pribadi atau sudut pandang yang unik agar blogmu tetap menonjol di antara yang lain.
Salah satu kunci sukses dalam dunia blogging adalah konsistensi. Tidak peduli seberapa bagus tulisanmu, tanpa konsistensi, blog akan sulit berkembang. Konsistensi posting di Blogspot sangat penting untuk membangun audiens, meningkatkan peringkat SEO, dan memperkuat branding pribadi.
Namun, menjaga konsistensi bukan hal mudah, apalagi jika kamu memiliki banyak aktivitas lain seperti kuliah, kerja, atau urusan rumah tangga. Dalam artikel ini, kita akan membahas tips menjaga konsistensi posting di Blogspot, terutama bagi kamu yang baru mulai ngeblog atau sedang kesulitan mempertahankan ritme menulis.
Sebelum masuk ke tipsnya, mari pahami dulu mengapa konsistensi penting dalam ngeblog:
Meningkatkan kepercayaan pembaca
Pembaca cenderung kembali ke blog yang rutin diperbarui. Jika blog jarang update, pembaca akan kehilangan minat.
Membantu SEO
Mesin pencari seperti Google menyukai blog yang aktif. Konten yang konsisten membuat blog lebih cepat terindeks dan naik peringkat.
Membangun habit menulis
Semakin sering kamu menulis, semakin mudah dan cepat kamu bisa menghasilkan konten.
Banyak blogger pemula yang terlalu semangat di awal — menulis setiap hari, lalu drop di minggu kedua. Sebaiknya, buat jadwal yang realistis dan bisa kamu pertahankan dalam jangka panjang.
Contoh jadwal posting yang realistis:
1 artikel per minggu (setiap Senin)
2 artikel per bulan (tanggal 1 dan 15)
1 artikel setiap hari Minggu sore
Ingat, konsisten lebih penting daripada kuantitas.
Kalender editorial membantu kamu merencanakan topik apa yang akan ditulis dan kapan dipublikasikan. Ini bisa berupa:
Kalender fisik
Google Calendar
Spreadsheet
Aplikasi khusus seperti Trello atau Notion
Manfaatnya:
Kamu tidak bingung saat ingin menulis
Memudahkan kamu mempersiapkan konten jauh-jauh hari
Bisa melihat celah waktu kosong untuk menulis
Sering kali, alasan kita tidak menulis adalah karena kehabisan ide. Solusinya? Buat bank ide konten!
Caranya:
Gunakan aplikasi Notes di HP
Simpan ide yang muncul tiba-tiba
Cek Google Trends atau hasil pencarian terkait di Google
Dengan daftar ide yang selalu siap, kamu tinggal eksekusi saat waktu menulis tiba.
Saat kamu lagi semangat menulis, manfaatkan waktu itu untuk membuat beberapa artikel sekaligus. Jadikan satu-dua artikel sebagai “stok cadangan” yang bisa dipublikasikan nanti saat kamu sedang sibuk atau kehabisan waktu.
Blogspot punya fitur jadwal publikasi otomatis, jadi kamu bisa menulis hari ini dan menjadwalkan posting minggu depan.
Banyak blogger berhenti menulis karena merasa tulisannya belum sempurna. Padahal, yang penting adalah menyampaikan ide dengan baik, bukan menunggu tulisan sempurna.
Ingat:
Artikelmu bisa diperbarui nanti
Lebih baik artikel “cukup baik” yang terbit daripada artikel “sempurna” yang tidak pernah selesai
Bergabung dengan komunitas blogging bisa meningkatkan motivasi. Banyak komunitas yang mengadakan:
Tantangan menulis 30 hari
Kolaborasi tema mingguan
Review antar blogger
Beberapa komunitas Blogspot yang aktif ada di Facebook, Telegram, atau forum-forum lokal.
Agar lebih cepat menulis, kamu bisa membuat template artikel yang siap digunakan berulang kali. Misalnya:
Template Artikel Tips:
Pendahuluan
Daftar tips
Kesimpulan
Call-to-action
Dengan template, proses menulis jadi lebih efisien dan minim kebingungan.
Menulis akan terasa berat jika kamu belum menguasai topik yang dibahas. Maka dari itu, pilih niche blog yang kamu sukai dan kamu kuasai.
Misalnya:
Suka masak? Buat blog resep
Suka teknologi? Tulis review gadget
Suka menulis fiksi? Buat blog cerpen atau puisi
Jika kamu menikmati topiknya, menulis akan terasa lebih ringan.
Setiap akhir bulan, coba evaluasi:
Berapa artikel yang berhasil kamu posting?
Mana yang paling banyak dibaca?
Apa kendala bulan ini?
Rayakan pencapaian kecil, misalnya:
“Bulan ini berhasil posting 4 artikel!”
“Komentar pertama dari pembaca!”
Ini akan menumbuhkan semangat untuk terus konsisten.
Ketika rasa malas atau jenuh datang, ingat kembali alasan kamu memulai blog. Apakah untuk:
Menyalurkan hobi?
Membangun personal brand?
Menghasilkan uang dari iklan?
Menjaga semangat dan motivasi adalah bagian penting dari menjaga konsistensi posting.
Menjaga konsistensi posting di Blogspot memang butuh usaha, tapi sangat mungkin dilakukan jika kamu punya strategi yang tepat. Kunci utamanya adalah perencanaan, disiplin, dan mindset “lebih baik menulis sederhana tapi konsisten daripada sempurna tapi tak pernah selesai”.
Ringkasan tipsnya:
Buat jadwal posting yang realistis
Gunakan kalender editorial
Simpan ide konten
Buat artikel cadangan
Hindari perfeksionisme
Ikut komunitas blogging
Gunakan template menulis
Fokus pada topik yang kamu kuasai
Evaluasi dan rayakan progres
Ingat kembali tujuanmu ngeblog
Dengan tips ini, kamu bisa menjaga ritme menulis dan membangun blog yang aktif, berkualitas, dan berkembang secara konsisten.
Ketika seseorang ingin mulai menulis blog, salah satu pertanyaan awal yang sering muncul adalah: “Platform mana yang sebaiknya digunakan?” Dua platform blogging yang paling populer dan mudah diakses oleh pemula adalah Blogspot (Blogger) dan Medium.
Keduanya punya keunggulan masing-masing, dan pilihan tergantung pada tujuan kamu dalam ngeblog. Artikel ini akan membandingkan Blogspot vs Medium secara objektif, agar kamu bisa memilih platform yang paling cocok sesuai kebutuhan.
Blogspot, atau Blogger, adalah platform blogging gratis milik Google. Dirilis sejak 1999 dan diakuisisi oleh Google pada 2003, Blogspot memberikan kontrol penuh kepada pengguna dalam mengelola tampilan dan isi blog.
Medium adalah platform blogging modern yang diluncurkan oleh co-founder Twitter, Evan Williams, pada tahun 2012. Medium menonjol dengan desain minimalis, fokus pada konten, dan komunitas penulis serta pembaca yang aktif.
Antarmuka sederhana, cocok untuk pemula.
Proses menulis mirip dengan MS Word.
Perlu waktu untuk mempelajari pengaturan template dan fitur lanjutan.
Sangat mudah digunakan.
Editor tulisan bersih dan fokus pada konten.
Tidak perlu pusing dengan desain blog.
➡️ Pemenang: Medium
Jika kamu ingin menulis langsung tanpa repot urusan teknis, Medium adalah pilihan paling praktis.
Kamu bisa mengganti template, mengatur widget, bahkan mengedit HTML/CSS.
Banyak template gratis dan premium tersedia.
Bisa membuat blog dengan tampilan sangat personal.
Tidak mendukung kustomisasi desain.
Semua blog di Medium memiliki tampilan seragam.
Cocok bagi yang tidak peduli dengan tampilan.
➡️ Pemenang: Blogspot
Blogspot unggul untuk kamu yang ingin branding pribadi atau membuat blog unik sesuai karakter kamu.
Bisa menampilkan iklan Google AdSense.
Mendukung monetisasi afiliasi, review berbayar, dan toko online.
Kamu punya kontrol penuh terhadap sumber penghasilan dari blog.
Mendukung Medium Partner Program (bayaran berdasarkan waktu baca).
Tidak bisa menampilkan iklan dari luar.
Cocok untuk penulis yang fokus pada kualitas konten dan ingin dibayar langsung oleh pembaca.
➡️ Pemenang: Tergantung Tujuan
Ingin penghasilan jangka panjang dan fleksibel? Blogspot.
Ingin dibayar karena kualitas tulisan? Medium.
Kamu memiliki kontrol penuh atas konten dan blog.
Bisa backup, export, dan bahkan memindah ke WordPress.
Bisa pasang domain sendiri (.com, .id, dll).
Konten tetap milik kamu, tapi Medium bisa menghapus atau menurunkannya sesuai kebijakan mereka.
Tidak bisa custom domain (hanya tersedia untuk publikasi besar).
Terbatas dalam hal ekspor dan migrasi konten.
➡️ Pemenang: Blogspot
Blogspot memberi kamu kebebasan dan kendali penuh, cocok jika ingin membangun blog jangka panjang.
SEO bisa dioptimalkan manual.
Bisa setting meta tag, URL custom, alt gambar, dan lainnya.
Indexing blog lebih cepat karena terhubung dengan Google.
Medium sudah kuat secara SEO dan domain authority.
Tulisan kamu bisa cepat muncul di hasil pencarian.
Namun, kamu tidak bisa optimasi SEO teknis seperti di Blogspot.
➡️ Pemenang: Seri
Blogspot menang di fleksibilitas SEO teknis,
Medium menang karena otoritas domain bawaan yang tinggi.
Tidak ada komunitas internal, pembaca datang dari mesin pencari atau promosi sendiri.
Kamu harus membangun audiens dari nol.
Punya komunitas internal.
Pembaca bisa menemukan tulisanmu lewat tag, rekomendasi, dan algoritma Medium.
Follower Medium bisa langsung membaca update tulisan kamu.
➡️ Pemenang: Medium
Medium cocok jika kamu ingin tulisanmu cepat dibaca oleh banyak orang tanpa harus promosi berat.
Fitur | Blogspot | Medium |
---|---|---|
Mudah Digunakan | ✔️ Cukup mudah | ✔️ Sangat mudah |
Desain | ✔️ Bisa dikustomisasi | ❌ Tidak bisa dikustomisasi |
Monetisasi | ✔️ Banyak pilihan | ✔️ Terbatas via Partner Program |
SEO | ✔️ Bisa diatur manual | ✔️ Otoritas tinggi tapi terbatas |
Komunitas | ❌ Harus bangun sendiri | ✔️ Sudah ada komunitas pembaca |
Kontrol Konten | ✔️ Penuh (domain, backup, iklan) | ❌ Terbatas |
Kamu ingin membangun blog jangka panjang
Ingin desain yang bisa dikustom
Mau mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber
Ingin kontrol penuh atas blog
Kamu ingin langsung menulis tanpa teknis
Fokus pada membangun audiens pembaca
Tidak ingin repot soal desain
Ingin dibayar lewat waktu baca (Partner Program)
Baik Blogspot maupun Medium adalah platform yang bagus — tinggal kamu sesuaikan dengan tujuan ngeblog kamu. Jika kamu lebih suka kebebasan, fleksibilitas, dan monetisasi jangka panjang, Blogspot adalah pilihan terbaik. Tapi kalau kamu ingin menulis dan langsung punya audiens tanpa repot teknis, Medium bisa jadi jawabannya.