Home Blog

Christie Studio

0
Christie’s studio adalah creative hub atau co-creation space yang menyatukan berbagai jenis aktivitas kreatif dan produktif. Lokasi : Casa Grande Residence, Kota Kasablanka Jakarta Jenis Paket : Paket Website Premium 1 Spesifikasi : CMS WordPress Address : https://www.christiestudio.id/ Tahun Pembuatan : Agustus 2025 Perusahaan : Christie’s Studio Lama Pengerjaan : 2 Minggu
preview
beli

BPBD Kutai Timur

0
Website ini merupakan website berita resmi BPBD Kutai Timur yang memberikan informasi terkini mengenai berita daerah dan nasional.   Lokasi : – Jenis Paket : Paket Website Premium 1 Spesifikasi : CMS WordPress Address : https://www.bpbdkutaitimur.com/ Tahun Pembuatan : July 2025 Perusahaan :BPBD Kutai Timur Lama Pengerjaan : 2 Minggu
preview
beli

Tutorial Menginstall DIVI di WordPress

0

Tutorial Menginstall DIVI di WordPress – DIVI adalah salah satu tema premium WordPress paling populer yang menawarkan fleksibilitas tinggi dengan builder visual yang powerful. Cocok untuk pemula maupun developer, DIVI memudahkan siapa saja dalam membuat website profesional tanpa harus menulis kode. Dalam tutorial ini, kita akan membahas langkah-langkah menginstall tema dan builder DIVI di WordPress, mulai dari unduh file hingga aktivasi. Berikut adalah Tutorial Menginstall DIVI di WordPress

1. Login ke wordpress kita

2. Masuk ke Appareance > Themes

 

3. Klik Add Theme > Upload Theme lalu masukkan Theme DIVI dan klik Install Now

 

4.  Tunggu hingga installasi selesai, lalu klik Activate

 

Dengan berhasil menginstall DIVI di WordPress, Anda sudah selangkah lebih dekat untuk membangun website yang modern dan responsif dengan tampilan yang bisa disesuaikan sesuka hati. Jangan ragu untuk menjelajahi fitur-fitur canggih yang ditawarkan DIVI Builder, dan pastikan selalu update ke versi terbaru untuk keamanan dan performa terbaik. Semoga tutorial ini membantu Anda memulai perjalanan membuat website dengan DIVI dengan lancar!

Cara Mengubah ALT Text Gambar di WordPress

0

Cara Mengubah ALT Text Gambar di WordPress – Teks alternatif atau ALT text pada gambar bukan hanya membantu pengunjung dengan keterbatasan penglihatan, tapi juga penting untuk SEO dan performa website Anda. Di WordPress, mengubah ALT text bisa dilakukan dengan mudah, baik melalui editor media maupun langsung di dalam postingan atau halaman. Pada tutorial kali ini, kita akan membahas cara mengubah ALT text gambar di WordPress agar konten Anda lebih ramah mesin pencari dan pengunjung.

Oke langsung saja berikut Cara Mengubah ALT Text Gambar di WordPress

  1. Login ke wordpress kita

 

2. Lalu ke menu Media > Library

 

3. Lalu isi/ganti ALT text di Alternative Text

 

Mengubah ALT text gambar di WordPress adalah langkah kecil yang berdampak besar terhadap aksesibilitas dan optimasi SEO website Anda. Dengan deskripsi yang relevan dan informatif, mesin pencari dapat lebih mudah memahami konten visual Anda. Semoga panduan ini membantu Anda memaksimalkan potensi gambar di situs WordPress secara lebih efektif.

Rekomendasi Situs Penyedia Template Blogspot Gratis dan Premium

0

Blogspot atau Blogger adalah platform blogging milik Google yang masih banyak digunakan hingga sekarang, baik oleh pemula maupun blogger profesional. Salah satu keunggulan utama Blogspot adalah fleksibilitas tampilannya. Kamu bisa mengubah template blog sesuai selera dan kebutuhan. Namun, agar blog tampil menarik dan profesional, kamu perlu memilih template yang modern, responsive, dan SEO friendly.

Nah, dalam artikel ini kita akan bahas rekomendasi situs penyedia template Blogspot gratis dan premium yang bisa kamu jadikan referensi untuk mempercantik tampilan blog kamu.


🧾 Kriteria Template Blogspot yang Baik

Sebelum memilih template, ada baiknya kamu memahami beberapa kriteria template Blogspot yang ideal:

  1. Responsive Design – Menyesuaikan tampilan secara otomatis di perangkat apa pun (laptop, tablet, HP).

  2. SEO Friendly – Mudah dikenali mesin pencari Google.

  3. Fast Loading – Tidak berat saat dibuka.

  4. Support Navigasi yang Baik – Memudahkan pembaca menjelajahi blog kamu.

  5. Tampilan Modern dan Bersih – Tidak membingungkan, enak dilihat.


🌐 Rekomendasi Situs Penyedia Template Blogspot

1. SoraTemplates (https://www.soratemplates.com)

Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Inggris

SoraTemplates adalah salah satu situs penyedia template Blogspot terbesar dan paling populer. Mereka punya ratusan template untuk berbagai niche seperti lifestyle, bisnis, fashion, teknologi, dan banyak lagi.

Kelebihan:

  • Desain modern dan professional

  • Semua template responsif

  • Versi gratis cukup lengkap

  • Dukungan update berkala

Kekurangan:

  • Versi gratis ada kredit link di footer

  • Dokumentasi tidak terlalu lengkap bagi pemula

Cocok untuk: Blogger yang ingin tampil profesional tanpa ribet coding


2. Gooyaabi Templates (https://gooyaabitemplates.com)

Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris

Gooyaabi merupakan platform yang mengkurasi template Blogspot dari berbagai desainer. Di sini kamu bisa menemukan banyak pilihan template untuk blog personal, toko online, hingga blog berita.

Kelebihan:

  • Banyak pilihan desain yang rapi

  • Semua template bisa di-preview langsung

  • Tidak perlu daftar untuk download

Kekurangan:

  • Tidak semua template di sini original (beberapa duplikat dari situs lain)

  • Kurang dukungan teknis jika terjadi error

Cocok untuk: Blogger pemula yang ingin eksplorasi desain blog secara gratis


3. Templateify (https://www.templateify.com)

Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Inggris

Templateify dikenal karena menyajikan template Blogspot yang ringan dan cepat. Situs ini memiliki sejumlah template gratis dengan fitur premium seperti dark mode dan layout majalah.

Kelebihan:

  • Fokus pada kecepatan loading

  • SEO optimized

  • Versi premium murah (sekitar $10–$20)

  • Tampilan fresh dan modern

Kekurangan:

  • Versi gratis biasanya terbatas fitur

  • Harus beli jika ingin hapus credit link

Cocok untuk: Blogger serius yang ingin performa blog cepat dan terlihat profesional


4. BTemplates (https://btemplates.com)

Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris

BTemplates adalah salah satu situs tertua penyedia template Blogspot. Meski tampilannya sederhana, koleksi template-nya sangat banyak dan bisa disaring berdasarkan kategori, warna, dan jumlah kolom.

Kelebihan:

  • Pilihan template banyak dan bervariasi

  • Ada preview live demo

  • Tidak perlu login untuk download

Kekurangan:

  • Banyak template lawas yang tidak update

  • Tidak semua responsif

Cocok untuk: Blogger yang ingin mencari desain klasik atau alternatif sederhana


5. Deluxe Templates (https://www.deluxetemplates.net)

Kategori: Gratis
Bahasa: Inggris

Deluxe Templates menyediakan template gratis dan sebagian besar hasil konversi dari WordPress ke Blogspot. Meski begitu, tampilannya tetap profesional.

Kelebihan:

  • Koleksi template WordPress-converted

  • Cocok untuk niche berita atau majalah

  • Gratis sepenuhnya

Kekurangan:

  • Tidak semua template mobile-friendly

  • Minim update terbaru

Cocok untuk: Blogger berita, magazine, atau komunitas


6. Idntheme (https://www.idntheme.com)

Kategori: Premium (Berbayar)
Bahasa: Indonesia

Idntheme adalah penyedia template Blogspot dari Indonesia, khusus dibuat untuk publisher AdSense. Mereka dikenal karena desain yang clean dan sudah dioptimasi untuk pendapatan iklan.

Kelebihan:

  • Khusus untuk Blogspot AdSense

  • Support bahasa Indonesia

  • Ringan dan fast loading

  • Dokumentasi lengkap

Kekurangan:

  • Tidak ada versi gratis

  • Harus bayar untuk setiap lisensi

Cocok untuk: Blogger yang fokus ke monetisasi dan AdSense


7. Igniel (https://igniel.com)

Kategori: Gratis & Premium
Bahasa: Indonesia

Igniel adalah situs lokal yang menyediakan template Blogspot karya anak bangsa. Salah satu template terkenalnya adalah “Fiksioner” dan “Viomagz” yang digunakan ribuan blogger Indonesia.

Kelebihan:

  • SEO friendly dan fast loading

  • Ada dukungan teknis untuk pengguna premium

  • Tampilan sederhana tapi profesional

  • Versi gratis pun sangat layak pakai

Kekurangan:

  • Pilihan tidak sebanyak situs luar

  • Versi gratis biasanya ada branding di footer

Cocok untuk: Blogger Indonesia, terutama yang ingin konten cepat diterima AdSense


💡 Tips Memilih Template Blogspot

  1. Tentukan jenis blog kamu terlebih dahulu. Template untuk blog berita beda dengan blog pribadi atau kuliner.

  2. Uji kecepatan template menggunakan PageSpeed Insights.

  3. Pastikan template mendukung tampilan mobile. Lebih dari 70% pembaca datang dari smartphone.

  4. Lihat demo sebelum download atau beli. Pastikan kamu suka tampilannya secara keseluruhan.

  5. Gunakan template legal. Hindari download dari situs bajakan karena bisa mengandung malware.


📌 Penutup

Menggunakan template Blogspot yang tepat adalah investasi penting dalam dunia blogging. Baik kamu blogger pemula maupun yang sudah berpenghasilan dari blog, tampilan yang rapi, cepat, dan mudah dinavigasi akan meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus membantu peringkat di Google.

Dari yang gratis hingga berbayar, kamu punya banyak pilihan. Jika kamu ingin bermain aman tapi tetap profesional, gunakan template dari Igniel atau Idntheme. Tapi jika ingin tampilan yang lebih internasional, kamu bisa cek SoraTemplates atau Templateify.

Cara Menambahkan Favicon di Blogspot

0

🧩 Apa Itu Favicon?

Favicon (singkatan dari favorite icon) adalah ikon kecil yang muncul di tab browser, samping judul blog kamu. Biasanya berbentuk logo atau gambar kecil yang menjadi identitas visual situsmu. Contohnya: huruf “B” di Blogspot atau logo “G” di Google.

Mengapa Favicon Penting?

  • Menambah kesan profesional pada blog

  • Membantu branding

  • Membuat blog kamu mudah dikenali di antara banyak tab browser


🛠️ Cara Menambahkan atau Mengganti Favicon di Blogspot

Langkah 1: Siapkan Gambar Favicon

Sebelum memulai, pastikan kamu sudah punya gambar favicon dengan kriteria:

  • Ukuran: rekomendasi 48×48 piksel (minimal 16×16 px)

  • Format: .ICO, .PNG, atau .JPG

  • Ukuran file: maksimal 100KB

Kamu bisa membuat favicon sendiri di:

  • favicon.io

  • Canva (ubah ukuran gambar jadi 48×48 px)

  • Photoshop atau aplikasi desain lainnya


Langkah 2: Login ke Dashboard Blogspot

  1. Masuk ke https://www.blogger.com

  2. Pilih blog yang ingin kamu ubah favicon-nya


Langkah 3: Buka Menu Tata Letak (Layout)

  1. Di menu sebelah kiri, klik Tata Letak

  2. Cari bagian bernama Favicon

    • Biasanya ada di bagian paling atas layout

  3. Klik Edit pada bagian Favicon tersebut


Langkah 4: Unggah Favicon Baru

  1. Di jendela pop-up yang muncul, klik Pilih file

  2. Pilih gambar favicon yang sudah kamu siapkan

  3. Klik Simpan


Langkah 5: Simpan Perubahan dan Cek Hasilnya

  1. Setelah mengunggah favicon, klik tombol Simpan Setelan di pojok kanan atas layout

  2. Buka blog kamu di tab baru dan refresh halaman

  3. Jika belum langsung muncul, hapus cache browser atau buka dengan mode penyamaran


❗ Tips Tambahan

  • Gunakan gambar ikon yang sederhana, agar tetap terlihat jelas meskipun kecil

  • Jika favicon tidak muncul setelah 24 jam, coba akses blog dari browser lain atau gunakan Ctrl+F5 untuk hard-refresh

  • Jika kamu menggunakan template pihak ketiga, penempatan favicon mungkin perlu diubah di bagian HTML


💬 Penutup

Menambahkan favicon di Blogspot adalah langkah kecil namun berdampak besar dalam membangun identitas blog kamu. Tidak hanya membuat tampilan lebih profesional, tapi juga memberi ciri khas yang membedakan blogmu dari yang lain.

7 Ide Konten Blogspot yang Tidak Pernah Kehabisan Pengunjung

0

Blogspot masih menjadi salah satu platform blogging favorit banyak orang karena kemudahan penggunaannya dan gratis. Namun, tantangan terbesar seorang blogger adalah menjaga trafik tetap stabil dan terus bertumbuh. Untuk itu, memilih ide konten yang selalu dicari orang menjadi kunci utama. Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 ide konten Blogspot yang tidak pernah kehabisan pengunjung, cocok untuk pemula maupun blogger berpengalaman.

1. Tutorial dan Panduan Langkah demi Langkah

Manusia adalah makhluk pembelajar. Setiap hari, jutaan orang mencari tutorial tentang berbagai hal — mulai dari cara membuat blog, mengedit video, sampai memasak. Konten jenis ini selalu dicari karena menjawab kebutuhan nyata pengguna.

Contoh konten:

  • Cara Membuat Blogspot dari Nol untuk Pemula

  • Panduan Mengedit Video Menggunakan CapCut

  • Cara Membuat CV Profesional Menggunakan Canva

Agar tutorial kamu menarik, gunakan gambar atau screenshot langkah-langkahnya, atau bahkan video singkat. Tutorial yang mudah dipahami akan membuat pengunjung betah, bahkan bisa balik lagi untuk membaca artikel lainnya.

2. Review Produk atau Jasa

Review adalah jenis konten yang sangat populer karena banyak orang ingin melihat pengalaman orang lain sebelum membeli sesuatu. Konten ini punya potensi viral, apalagi jika kamu mengulas produk yang sedang tren.

Contoh konten:

  • Review Jujur: Xiaomi Redmi Note 13 Setelah 1 Bulan Pemakaian

  • Pengalaman Pakai Jasa Ekspedisi XYZ: Aman atau Mengecewakan?

  • Skincare Lokal Terbaik untuk Kulit Berminyak (Versi 2025)

Agar lebih kredibel, pastikan kamu benar-benar menggunakan produk atau jasa tersebut. Gunakan bahasa yang jujur, tidak terlalu memuji, tapi juga tidak menjatuhkan.

3. Topik Kesehatan dan Gaya Hidup

Topik kesehatan selalu relevan dan dicari banyak orang. Apalagi setelah pandemi, masyarakat jadi lebih peduli soal gaya hidup sehat. Konten seperti ini bisa menjangkau semua usia dan kalangan.

Contoh konten:

  • 7 Cara Menjaga Imun Tubuh Secara Alami

  • Makanan yang Bantu Turunkan Kolesterol Tanpa Obat

  • Tips Pola Tidur Sehat untuk Pekerja Malam

Namun perlu diingat, jika membahas soal kesehatan, hindari memberi saran medis tanpa referensi. Selalu tambahkan disclaimer bahwa informasi hanya bersifat edukatif.

4. Inspirasi dan Motivasi Hidup

Banyak orang datang ke internet bukan hanya untuk belajar, tapi juga mencari motivasi. Konten inspiratif seperti kisah sukses, tips produktivitas, atau manajemen waktu, selalu punya tempat tersendiri di hati pembaca.

Contoh konten:

  • Kisah Inspiratif: Dari Tukang Ojek Jadi Pengusaha Online

  • 10 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru

  • Cara Mengelola Waktu untuk Mahasiswa yang Super Sibuk

Kamu bisa menulis dari pengalaman pribadi atau merangkum kisah sukses orang lain. Tambahkan kutipan inspiratif atau ilustrasi sederhana untuk memperkuat pesan.

5. Tips Blogging dan SEO

Jika kamu sudah aktif ngeblog di Blogspot, berbagi tips seputar dunia blogging bisa jadi ide yang menguntungkan. Ada banyak orang yang baru mulai dan mencari panduan teknis maupun strategi menulis.

Contoh konten:

  • Cara Menulis Artikel Blog yang SEO Friendly

  • 5 Cara Mendapatkan Backlink Gratis untuk Pemula

  • Rekomendasi Template Blogspot yang Responsive

Konten seperti ini menarik karena menyasar niche tertentu, tapi tetap banyak dicari. Selain itu, pembaca jenis ini biasanya loyal dan cenderung langganan membaca tulisan kamu.

6. Resep Masakan dan Tips Dapur

Blog yang membahas kuliner, apalagi resep praktis, tidak pernah kehilangan pembaca. Terutama di kalangan ibu rumah tangga, mahasiswa, atau siapa pun yang suka memasak. Resep yang jelas, mudah diikuti, dan disertai gambar akan menarik banyak pengunjung.

Contoh konten:

  • Resep Ayam Bakar Teflon Tanpa Ribet

  • 5 Cara Menyimpan Sayuran agar Awet Seminggu

  • Ide Menu Sahur Praktis untuk Anak Kos

Jika memungkinkan, buat juga versi video untuk diunggah di YouTube atau Instagram. Ini bisa menjadi sumber trafik tambahan ke blog kamu.

7. Berita Viral atau Tren Terbaru

Mengulas topik yang sedang viral di media sosial atau berita terkini juga bisa menarik lonjakan pengunjung secara cepat. Namun, konten ini bersifat sementara, jadi kamu perlu update secara rutin.

Contoh konten:

  • Fakta Menarik di Balik Tren Es Krim Rasa Mie Instan

  • Siapa Itu [Nama Viral]? Ini Profil Lengkapnya!

  • Tren Outfit Lebaran 2025: Simple tapi Elegan

Pastikan kamu menyajikan berita dengan bahasa sendiri, bukan sekadar menyalin dari sumber lain. Tambahkan opini pribadi atau sudut pandang yang unik agar blogmu tetap menonjol di antara yang lain.

Cara Membuat Related Post (Artikel Terkait) di Blogspot

0

Salah satu cara terbaik untuk mempertahankan pengunjung lebih lama di blog kamu adalah dengan menampilkan related post atau artikel terkait di bagian bawah setiap postingan. Fitur ini membantu pembaca menemukan konten lain yang relevan, meningkatkan pageview, durasi kunjungan, dan tentunya SEO blog kamu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat related post di Blogspot, baik dengan cara manual maupun otomatis menggunakan script. Cocok untuk pemula maupun blogger yang sudah terbiasa mengutak-atik tampilan blog.


Apa Itu Related Post?

Related post adalah bagian di bawah artikel yang menampilkan tautan ke artikel lain yang masih berkaitan dengan topik yang sedang dibaca.

Contoh:
Jika seseorang membaca artikel tentang “Cara Menanam Tomat”, maka related post-nya bisa berupa:

  • Tips Merawat Tanaman Cabai

  • Cara Membuat Pupuk Organik Sendiri

  • Panduan Menanam Sayuran di Pekarangan

Tujuannya:

  • Meningkatkan internal linking

  • Mencegah pembaca pergi terlalu cepat

  • Meningkatkan performa blog secara keseluruhan


Cara Menampilkan Related Post di Blogspot

Ada beberapa cara untuk membuat related post di Blogspot:

1. Menggunakan Widget Pihak Ketiga (LinkWithin, Engagedya, dll)

Ini cara yang paling mudah dan tanpa perlu coding.

Langkah-langkah:

A. LinkWithin (Jika masih tersedia)

  1. Kunjungi www.linkwithin.com

  2. Isi form blog kamu (platform: Blogger)

  3. Dapatkan kode HTML dan salin

  4. Masuk ke Blogspot > Tata Letak

  5. Tambahkan Gadget HTML/Javascript di bawah postingan

  6. Tempelkan kode dari LinkWithin, lalu simpan

⚠️ Catatan: Beberapa layanan seperti LinkWithin sudah tidak aktif. Alternatifnya adalah EngageYa, nRelate, atau script manual.


2. Menggunakan Script Manual (Label-Based Related Post)

Jika kamu ingin tampilan lebih ringan dan bebas iklan pihak ketiga, kamu bisa memasang script related post berdasarkan label (kategori) dari artikel yang sedang dibaca.

Langkah-langkah:

A. Masuk ke Dashboard Blogspot

  1. Klik menu Tema

  2. Klik Edit HTML

B. Tambahkan kode JavaScript berikut sebelum </body>

<script type='text/javascript'>
var relatedTitles = new Array();
var relatedUrls = new Array();
var relatedLabels = new Array();
var relatedCount = 0;

function related_results_labels(json) {
for (var i = 0; i < json.feed.entry.length; i++) {
var entry = json.feed.entry[i];
var title = entry.title.$t;
var link = "";
for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == "alternate") {
link = entry.link[k].href;
break;
}
}
relatedTitles[relatedCount] = title;
relatedUrls[relatedCount] = link;
relatedCount++;
}

var relatedHTML = "<ul>";
for (var i = 0; i < relatedCount; i++) {
relatedHTML += "<li><a href='" + relatedUrls[i] + "'>" + relatedTitles[i] + "</a></li>";
}
relatedHTML += "</ul>";
document.write(relatedHTML);
}
</script>

C. Tambahkan pemanggil script di bawah postingan:

<b:if cond='data:post.labels'>
<b:loop values='data:post.labels' var='label'>
<script src='/feeds/posts/default/-/${label.name}?alt=json-in-script&callback=related_results_labels&max-results=5' type='text/javascript'></script>
</b:loop>
</b:if>

💡 Penjelasan:
Script ini akan mencari artikel lain yang memiliki label (kategori) yang sama, lalu menampilkannya sebagai related post.


3. Menggunakan Template Blogspot yang Sudah Ada Fitur Related Post

Jika kamu menggunakan template premium atau gratisan dari desainer terkenal (seperti Igniel, Arlina Design, SoraTemplates), biasanya sudah tersedia fitur related post otomatis.

Langkah-langkah:

  1. Gunakan template yang mendukung fitur ini

  2. Buka Tata Letak, lalu cari bagian “Related Posts”

  3. Atur tampilannya (jumlah artikel, berdasarkan label atau tag, dll)

  4. Simpan

Kelebihan cara ini:

  • Tanpa coding

  • Tampilannya sudah responsif dan menyatu dengan desain blog

  • Ringan dan cepat


Tips Menampilkan Related Post yang Efektif

Agar related post kamu bekerja optimal, berikut beberapa tips penting:

✔ Gunakan Label/Kategori Secara Konsisten

Pastikan kamu memberi label yang relevan dan konsisten pada setiap postingan. Related post akan bekerja maksimal jika label terstruktur dengan baik.

✔ Batasi Jumlah Related Post

Idealnya cukup 3–6 artikel terkait saja. Terlalu banyak bisa membuat tampilan blog terlihat berantakan.

✔ Gunakan Gambar Thumbnail (Opsional)

Related post dengan gambar biasanya lebih menarik dan meningkatkan klik. Tapi pastikan tidak memperlambat loading blog.

✔ Letakkan di Posisi Strategis

Tempatkan related post tepat di bawah konten artikel, sebelum kolom komentar. Ini waktu yang pas ketika pembaca selesai membaca satu topik.


Keuntungan Memasang Related Post di Blogspot

  • Meningkatkan Page View: Pengunjung terdorong membuka artikel lain.

  • Menurunkan Bounce Rate: Pembaca tidak langsung keluar dari blog.

  • Membantu Internal Linking: Bagus untuk SEO dan navigasi.

  • Meningkatkan Waktu Tayang (Dwell Time): Sinyal positif untuk mesin pencari.


Penutup

Membuat related post di Blogspot bisa dilakukan dengan berbagai cara, dari yang otomatis pakai widget pihak ketiga hingga manual lewat script. Pilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan teknismu.

Kalau kamu ingin hasil yang praktis dan visual menarik, gunakan template yang sudah mendukung related post otomatis. Tapi kalau kamu ingin lebih fleksibel dan ringan, pasang script label-based seperti di atas.

Yang paling penting: pastikan blog kamu punya konten yang saling terhubung, terstruktur, dan konsisten.

Tips Menjaga Konsistensi Posting di Blogspot

0

Salah satu kunci sukses dalam dunia blogging adalah konsistensi. Tidak peduli seberapa bagus tulisanmu, tanpa konsistensi, blog akan sulit berkembang. Konsistensi posting di Blogspot sangat penting untuk membangun audiens, meningkatkan peringkat SEO, dan memperkuat branding pribadi.

Namun, menjaga konsistensi bukan hal mudah, apalagi jika kamu memiliki banyak aktivitas lain seperti kuliah, kerja, atau urusan rumah tangga. Dalam artikel ini, kita akan membahas tips menjaga konsistensi posting di Blogspot, terutama bagi kamu yang baru mulai ngeblog atau sedang kesulitan mempertahankan ritme menulis.


Kenapa Konsistensi Posting Itu Penting?

Sebelum masuk ke tipsnya, mari pahami dulu mengapa konsistensi penting dalam ngeblog:

  • Meningkatkan kepercayaan pembaca
    Pembaca cenderung kembali ke blog yang rutin diperbarui. Jika blog jarang update, pembaca akan kehilangan minat.

  • Membantu SEO
    Mesin pencari seperti Google menyukai blog yang aktif. Konten yang konsisten membuat blog lebih cepat terindeks dan naik peringkat.

  • Membangun habit menulis
    Semakin sering kamu menulis, semakin mudah dan cepat kamu bisa menghasilkan konten.


1. Tentukan Jadwal Posting yang Realistis

Banyak blogger pemula yang terlalu semangat di awal — menulis setiap hari, lalu drop di minggu kedua. Sebaiknya, buat jadwal yang realistis dan bisa kamu pertahankan dalam jangka panjang.

Contoh jadwal posting yang realistis:

  • 1 artikel per minggu (setiap Senin)

  • 2 artikel per bulan (tanggal 1 dan 15)

  • 1 artikel setiap hari Minggu sore

Ingat, konsisten lebih penting daripada kuantitas.


2. Gunakan Kalender Editorial

Kalender editorial membantu kamu merencanakan topik apa yang akan ditulis dan kapan dipublikasikan. Ini bisa berupa:

  • Kalender fisik

  • Google Calendar

  • Spreadsheet

  • Aplikasi khusus seperti Trello atau Notion

Manfaatnya:

  • Kamu tidak bingung saat ingin menulis

  • Memudahkan kamu mempersiapkan konten jauh-jauh hari

  • Bisa melihat celah waktu kosong untuk menulis


3. Buat Daftar Ide Konten

Sering kali, alasan kita tidak menulis adalah karena kehabisan ide. Solusinya? Buat bank ide konten!

Caranya:

  • Gunakan aplikasi Notes di HP

  • Simpan ide yang muncul tiba-tiba

  • Cek Google Trends atau hasil pencarian terkait di Google

Dengan daftar ide yang selalu siap, kamu tinggal eksekusi saat waktu menulis tiba.


4. Tulis Cadangan Konten (Draft Buffer)

Saat kamu lagi semangat menulis, manfaatkan waktu itu untuk membuat beberapa artikel sekaligus. Jadikan satu-dua artikel sebagai “stok cadangan” yang bisa dipublikasikan nanti saat kamu sedang sibuk atau kehabisan waktu.

Blogspot punya fitur jadwal publikasi otomatis, jadi kamu bisa menulis hari ini dan menjadwalkan posting minggu depan.


5. Batasi Perfeksionisme

Banyak blogger berhenti menulis karena merasa tulisannya belum sempurna. Padahal, yang penting adalah menyampaikan ide dengan baik, bukan menunggu tulisan sempurna.

Ingat:

  • Artikelmu bisa diperbarui nanti

  • Lebih baik artikel “cukup baik” yang terbit daripada artikel “sempurna” yang tidak pernah selesai


6. Ikut Tantangan atau Komunitas Blogger

Bergabung dengan komunitas blogging bisa meningkatkan motivasi. Banyak komunitas yang mengadakan:

  • Tantangan menulis 30 hari

  • Kolaborasi tema mingguan

  • Review antar blogger

Beberapa komunitas Blogspot yang aktif ada di Facebook, Telegram, atau forum-forum lokal.


7. Gunakan Template Posting

Agar lebih cepat menulis, kamu bisa membuat template artikel yang siap digunakan berulang kali. Misalnya:

Template Artikel Tips:

  • Pendahuluan

  • Daftar tips

  • Kesimpulan

  • Call-to-action

Dengan template, proses menulis jadi lebih efisien dan minim kebingungan.


8. Fokus pada Niche yang Kamu Kuasai

Menulis akan terasa berat jika kamu belum menguasai topik yang dibahas. Maka dari itu, pilih niche blog yang kamu sukai dan kamu kuasai.

Misalnya:

  • Suka masak? Buat blog resep

  • Suka teknologi? Tulis review gadget

  • Suka menulis fiksi? Buat blog cerpen atau puisi

Jika kamu menikmati topiknya, menulis akan terasa lebih ringan.


9. Evaluasi dan Rayakan Kemajuan

Setiap akhir bulan, coba evaluasi:

  • Berapa artikel yang berhasil kamu posting?

  • Mana yang paling banyak dibaca?

  • Apa kendala bulan ini?

Rayakan pencapaian kecil, misalnya:

  • “Bulan ini berhasil posting 4 artikel!”

  • “Komentar pertama dari pembaca!”

Ini akan menumbuhkan semangat untuk terus konsisten.


10. Ingat Tujuanmu Ngeblog

Ketika rasa malas atau jenuh datang, ingat kembali alasan kamu memulai blog. Apakah untuk:

  • Menyalurkan hobi?

  • Membangun personal brand?

  • Menghasilkan uang dari iklan?

Menjaga semangat dan motivasi adalah bagian penting dari menjaga konsistensi posting.


Kesimpulan

Menjaga konsistensi posting di Blogspot memang butuh usaha, tapi sangat mungkin dilakukan jika kamu punya strategi yang tepat. Kunci utamanya adalah perencanaan, disiplin, dan mindset “lebih baik menulis sederhana tapi konsisten daripada sempurna tapi tak pernah selesai”.

Ringkasan tipsnya:

  1. Buat jadwal posting yang realistis

  2. Gunakan kalender editorial

  3. Simpan ide konten

  4. Buat artikel cadangan

  5. Hindari perfeksionisme

  6. Ikut komunitas blogging

  7. Gunakan template menulis

  8. Fokus pada topik yang kamu kuasai

  9. Evaluasi dan rayakan progres

  10. Ingat kembali tujuanmu ngeblog

Dengan tips ini, kamu bisa menjaga ritme menulis dan membangun blog yang aktif, berkualitas, dan berkembang secara konsisten.

Blogspot vs Medium: Mana yang Lebih Cocok untuk Ngeblog?

0

Ketika seseorang ingin mulai menulis blog, salah satu pertanyaan awal yang sering muncul adalah: “Platform mana yang sebaiknya digunakan?” Dua platform blogging yang paling populer dan mudah diakses oleh pemula adalah Blogspot (Blogger) dan Medium.

Keduanya punya keunggulan masing-masing, dan pilihan tergantung pada tujuan kamu dalam ngeblog. Artikel ini akan membandingkan Blogspot vs Medium secara objektif, agar kamu bisa memilih platform yang paling cocok sesuai kebutuhan.


Sekilas Tentang Blogspot dan Medium

Blogspot (Blogger)

Blogspot, atau Blogger, adalah platform blogging gratis milik Google. Dirilis sejak 1999 dan diakuisisi oleh Google pada 2003, Blogspot memberikan kontrol penuh kepada pengguna dalam mengelola tampilan dan isi blog.

Medium

Medium adalah platform blogging modern yang diluncurkan oleh co-founder Twitter, Evan Williams, pada tahun 2012. Medium menonjol dengan desain minimalis, fokus pada konten, dan komunitas penulis serta pembaca yang aktif.


1. Kemudahan Penggunaan

Blogspot:

  • Antarmuka sederhana, cocok untuk pemula.

  • Proses menulis mirip dengan MS Word.

  • Perlu waktu untuk mempelajari pengaturan template dan fitur lanjutan.

Medium:

  • Sangat mudah digunakan.

  • Editor tulisan bersih dan fokus pada konten.

  • Tidak perlu pusing dengan desain blog.

➡️ Pemenang: Medium
Jika kamu ingin menulis langsung tanpa repot urusan teknis, Medium adalah pilihan paling praktis.


2. Kustomisasi dan Desain

Blogspot:

  • Kamu bisa mengganti template, mengatur widget, bahkan mengedit HTML/CSS.

  • Banyak template gratis dan premium tersedia.

  • Bisa membuat blog dengan tampilan sangat personal.

Medium:

  • Tidak mendukung kustomisasi desain.

  • Semua blog di Medium memiliki tampilan seragam.

  • Cocok bagi yang tidak peduli dengan tampilan.

➡️ Pemenang: Blogspot
Blogspot unggul untuk kamu yang ingin branding pribadi atau membuat blog unik sesuai karakter kamu.


3. Monetisasi

Blogspot:

  • Bisa menampilkan iklan Google AdSense.

  • Mendukung monetisasi afiliasi, review berbayar, dan toko online.

  • Kamu punya kontrol penuh terhadap sumber penghasilan dari blog.

Medium:

  • Mendukung Medium Partner Program (bayaran berdasarkan waktu baca).

  • Tidak bisa menampilkan iklan dari luar.

  • Cocok untuk penulis yang fokus pada kualitas konten dan ingin dibayar langsung oleh pembaca.

➡️ Pemenang: Tergantung Tujuan

  • Ingin penghasilan jangka panjang dan fleksibel? Blogspot.

  • Ingin dibayar karena kualitas tulisan? Medium.


4. Kontrol dan Kepemilikan

Blogspot:

  • Kamu memiliki kontrol penuh atas konten dan blog.

  • Bisa backup, export, dan bahkan memindah ke WordPress.

  • Bisa pasang domain sendiri (.com, .id, dll).

Medium:

  • Konten tetap milik kamu, tapi Medium bisa menghapus atau menurunkannya sesuai kebijakan mereka.

  • Tidak bisa custom domain (hanya tersedia untuk publikasi besar).

  • Terbatas dalam hal ekspor dan migrasi konten.

➡️ Pemenang: Blogspot
Blogspot memberi kamu kebebasan dan kendali penuh, cocok jika ingin membangun blog jangka panjang.


5. Visibilitas dan SEO

Blogspot:

  • SEO bisa dioptimalkan manual.

  • Bisa setting meta tag, URL custom, alt gambar, dan lainnya.

  • Indexing blog lebih cepat karena terhubung dengan Google.

Medium:

  • Medium sudah kuat secara SEO dan domain authority.

  • Tulisan kamu bisa cepat muncul di hasil pencarian.

  • Namun, kamu tidak bisa optimasi SEO teknis seperti di Blogspot.

➡️ Pemenang: Seri
Blogspot menang di fleksibilitas SEO teknis,
Medium menang karena otoritas domain bawaan yang tinggi.


6. Komunitas dan Pembaca

Blogspot:

  • Tidak ada komunitas internal, pembaca datang dari mesin pencari atau promosi sendiri.

  • Kamu harus membangun audiens dari nol.

Medium:

  • Punya komunitas internal.

  • Pembaca bisa menemukan tulisanmu lewat tag, rekomendasi, dan algoritma Medium.

  • Follower Medium bisa langsung membaca update tulisan kamu.

➡️ Pemenang: Medium
Medium cocok jika kamu ingin tulisanmu cepat dibaca oleh banyak orang tanpa harus promosi berat.


7. Kelebihan dan Kekurangan Singkat

Fitur Blogspot Medium
Mudah Digunakan ✔️ Cukup mudah ✔️ Sangat mudah
Desain ✔️ Bisa dikustomisasi ❌ Tidak bisa dikustomisasi
Monetisasi ✔️ Banyak pilihan ✔️ Terbatas via Partner Program
SEO ✔️ Bisa diatur manual ✔️ Otoritas tinggi tapi terbatas
Komunitas ❌ Harus bangun sendiri ✔️ Sudah ada komunitas pembaca
Kontrol Konten ✔️ Penuh (domain, backup, iklan) ❌ Terbatas

Jadi, Mana yang Lebih Cocok?

Pilih Blogspot jika:

  • Kamu ingin membangun blog jangka panjang

  • Ingin desain yang bisa dikustom

  • Mau mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber

  • Ingin kontrol penuh atas blog

Pilih Medium jika:

  • Kamu ingin langsung menulis tanpa teknis

  • Fokus pada membangun audiens pembaca

  • Tidak ingin repot soal desain

  • Ingin dibayar lewat waktu baca (Partner Program)


Kesimpulan

Baik Blogspot maupun Medium adalah platform yang bagus — tinggal kamu sesuaikan dengan tujuan ngeblog kamu. Jika kamu lebih suka kebebasan, fleksibilitas, dan monetisasi jangka panjang, Blogspot adalah pilihan terbaik. Tapi kalau kamu ingin menulis dan langsung punya audiens tanpa repot teknis, Medium bisa jadi jawabannya.