Perbedaan Website dan Landing Page

0
143
Perbedaan Website dan Landing Page

Perbedaan Website dan Landing Page – Banyak orang yang masih bingung dengan perbedaan website dengan landing page. Diantaranya banyak yang juga mengira bahwa landing page adalah website versi lite atau mini nya.

Landing page sendiri banyak dimanfaatkan dalam dunia digital marketing untuk digunakan sebagai strategi yang memberikan hasil yang efektif untuk meningkatkan penjualan.

Nah hari ini kita akan membahas mengenai landing page dan website. Apa perbedaannya dan bagaimana penggunaanya untuk digital marketing. Mari kita bahas bersama.

Baca Artikel : Langkah Mudah Membuat Landing Page Untuk Meningkatkan Rate Website

 

Perbedaan Website Dan Landing Page

Mari kita pahami perbedaan website dan landing page di ulasan di bawah ini. Dimulai dari perbedaan definisi antara landing page dengan website. Diantaranya

Pengertian

Landing page dan website memiliki arti yang berbeda lho. Dengan perbedaan ini tentu saja sistem kerjanya juga berbeda.

1. Website

Website merupakan kumpulan halaman yang bisa diakses secara online dengan menggunakan nama domain tertentu. Website bisa ditampilkan di halaman SERP dengan target audience acak atau umum, semua orang bisa mengunjungi website untuk mencari tahu informasi tertentu.

2. Landing Page

Berbeda dengan website yang bisa dikunjungi untuk umum, maka target landing page sendiri sudah cukup spesifik untuk seseorang yang di targetkan. Misalnya seseorang yang tertarik dengan penawaran terbatas yang diberikan, seseorang yang tertarik dengan informasi tertentu dan lain sebagainya.

Tujuan Penggunaan

Selanjutnya tujuan penggunaan antara landing page dengan website juga berbeda. Landing page lebih tertarget sedangkan website lebih umum.

1. Website

Dibuat dengan tujuan untuk membranding bisnis yang berisi informasi terkait brand Anda. Dari harga, spesifikasi, tentang perusahaan, layanan yang diberikan, kontak dan pendukung lainya. Sehingga dengan dengan membuka website ini pengunjung website bisa menemukan informasi tentang brand tersebut.

2. Landing Page

Perbedaan selanjutnya ada pada tujuan penggunaan landing page. Dimana landing page digunakan lebih spesifik yaitu untuk mengikuti penawaran, pendaftaran, penyebaran ebook atau bahkan untuk mendapatkan email subscriber.

Jadi keduanya bisa dilihat dari tindakan yang dilakukan audience di dalamnya. Perjalanan audience menggunakan website cukup panjang, dari proses mencari tahu informasi sampai akhirnya melakukan transaksi.

Sedangkan landing page perjalanan penggunaanya lebih ringkas, pengunjung landing page bisa langsung melakukan tindakan yang sesuai.

Struktur

Selanjutnya dari sisi struktur pembuatan landing page dengan website. Sangat cukup berbeda. Bagaimana perbedaan antara website dengan landing page?

1. Landing page

Landing page di desain singkat dan ringkas. Hal ini dilakukan agar audience landing page tidak ter-distract dengan berbagai konten lainya. Sehingga difokuskan dengan melakukan tindakan saja. Sehingga isi dari landing page ini berisi konten penawaran selanjutnya dengan tombol CTA (call to action).

2. Website

Sedangkan website dibuat memiliki struktur website yang lengkap. Dari halaman home – layanan – harga – tentang kami – kontak dan lain sebagainya.

Jadi website memiliki struktur yang lebih banyak dan lengkap karena memang dibuat agar audience memahami informasi tentang brand Anda.

Dari perbedaan struktur website dan landing page ini tidak heran jika website dan landing page memiliki jumlah halaman yang berbeda. Website memiliki banyak halaman yang berisi informasi bisnis sedangkan landing page umumnya hanya memiliki satu halaman.

 

Contoh Landing Page

Untuk kamu yang masih bingung dengan penggunaan landing page untuk website. Berikut kami memberikan beberapa contoh penggunaan landing page untuk dijadikan inspirasi membuat landing page.

1. Zalora

Contoh Landing Page
Contoh Landing Page | Zalora

Zalora juga memiliki landing page untuk mengarahkan pengunjung websitenya untuk melakukan pembelian menggunakan promo yang telah diberikan.

Dengan landing page promo ini, menyaring seseorang yang ingin mengikuti promo terus melakukan tindakan pembelian.

2. Tiket.com

Contoh Landing Page
Contoh Landing Page | Tiket.com

Selanjutnya dari tiket.com memberikan contoh landing page untuk kita. Landing page sebagai halaman pengantar sebelum akhirnya pengunjung website melakukan tindakan berupa booking hotel, transportasi dan lain sebagainya.

Bagaimana? Sudah ada bayangan belum menggunakan landing page untuk website kamu? Landing page akan sangat berguna untuk menarik perhatian audience agar melakukan transaksi dari pelanggan yang tertarget.

 

Hal yang Penting Ada Dalam Landing Page

Ada beberapa hal penting yang ada dalam landing page. Hal ini digunakan sebagai penentu keberhasilan landing page untuk menarik pengunjung website menjadi pengguna layanan kamu.

1. Page Speed

Page speed menjadi satu hal yang sangat penting untuk landing page. Proses loading speed website yang lambat akan membuat pengunjung yang akan melakukan transaksi bisa saja mengurungkan niatnya.

Untuk itu page speed menjadi salah satu unsur penting yang diperlukan dalam membuat landing page.

Buat landing page dengan maksimal baik dari sisi tampilan sampai dengan sisi kecepatan website sehingga memudahkan pengunjung website mu untuk segera melakukan tindakan.

2. UX

User Experience adalah unsur selanjutnya yang juga diperlukan untuk memaksimalkan landing page. UX berhubungan dengan kenyamanan pengunjung ketika mengakses landing page kamu. Semakin mudah landing page di pahami dan dijalankan maka akan semakin memberikan kenyamanan kepada pengguna.

Terkadang ada banyak halaman landing page yang memiliki UX yang kurang, misalnya berjalan lambar, tombol error, dan lain sebagainya. Sehingga UX yang buruk akan membuat seseorang tidak melakukan tindakan apapun.

3. CTA

Tombol CTA adalah unsur yang paling penting dalam landing page. Siapkan tombol CTA sehingga pengunjung segera melakukan tindakan sesuai dengan alur yang diberikan. Jangan sampai membuat penawaran namun tidak dilengkapi dengan tombol CTA ini ya.

Itulah beberapa unsur yang perlu ada dalam landing page. Ketika membuat landing page jangan tinggalkan beberapa unsur utama di atas ya!

 

Kesimpulan

Membuat landing page ditujukan agar seseorang bisa mengikuti tindakan yang kamu buat. Dari transaksi sampai dengan tujuan lainya. Untuk itu landing page dibuat lebih singkat dengan sedikit struktur di dalamnya.

Website dan landing page sangat jelas bedanya, dari penggunaan sampai dengan struktur. Agar lebih menarik dan mendapatkan leads lebih besar, kamu bisa melengkapi website mu dengan landing page di dalamnya.

Itulah penjeasan tentang landing page, perbedaan landing page dan website untuk Anda, semoga bisa membantu Anda!

Untuk Anda yang ingin membangun website dengan jasa web murah profesional, bisa banget menggunakan jasa website dari Jagoweb Design.

Layanan website lengkap, membantu Anda mendapatkan website terbaik dengan harga mulai dari 600ribuan.

Cek desain yang Anda inginkan dan segera buat di jasa pembuatan website Jagoweb Design.